ASUHAN
KEPERAWATAN PADA AN.M.A DENGAN BRONCHOPNEUMONIA
Nama
Mahasiswa :
NIM :
Tempat
Praktek :
I.
BIODATA
PASIEN
A.
Identitas
Klien
Nama/Inisial : An.M.A
Usia : 7 bln
Jenis
Kelamin : laki-laki
Anak
ke/dari : dua / dua bersaudara
Agama : Islam
Pendidikan : -
Alamat :
Tanggal
masuk RS : 30 juni 2016 / 04.40 WIB
Tanggal
Pengkajian : 1 juli 2016 / 14.00 WIB
Diagnosa
Medis : Bronchopnemonia
B.
Identitas
Penanggung Jawab
Nama
ayah/Ibu : Tn A / Ny. U
Usia
Ayah/Ibu : 35 tahun / 30 tahun
Pendidikan
Ayah/Ibu : SMP / SMP
Agama
Ayah/Ibu : Islam / Islam
C.
Identitas
Saudara Kandung
No
|
Nama/Inisial
|
Usia
|
Hubungan
|
Status
Kesehatan
|
1.
|
An. I
|
07 tahun
|
Kakak
|
Baik/sehat
|
II.
KELUHAN
UTAMA
Pasien
sesak nafas, batuk, pilek
III.
RIWAYAT
KESEHATAN
A.
Riwayat
KesehatanSekarang
Pada
tanggal 30 juni 2016 jam 04.40 WIB dibawa ke IGD RSUD BREBES dengan keluhan
Panas, batuk pilek, sesak nafas, muntah isi makanan keluar semua. Lalu Pasien
dirawat diruang keperawatan Bangsal anak. Saat Pengkajian Ibu pasien mengatakan
Pasien panas, Batuk, pilek,sesak, mual, rewel.Ibu pasien mengatakan Pasien
panas 3 hari naik turun, pasien sudah diperiksakan kebidan, setelah minum Obat pasien tatap panas,
lalu keluarga memeriksakan lagi ke Mantri terdekat, pasien tetap masih panas.
B.
Riwayat
Kesehatan Masalalu
1. Riwayat
penyakit yang pernah diderita : demam, batu,pilek
2. Riwayat
Pembedahan : tidak ada
3. Riwayat
alergi : tidak ada
4. Riwayat
kecelakaan yang pernah dialami : tidak pernah
5. Riwayat
keracunan : tidak pernah
6. Riwayat
kehamilan dan persalina :
a. Riwayat
kehamilan (Pre natal)
Usia
Ibu saat hamil : 29 tahun
Usia
kehamilan : 39 minggu
GPA : : G2 P2
A0
Frekwensi
pemeriksaan : 8 kali, di Bidan
Keluahan
yang dialami saat hamil : mual, muntah
Jamu/obat
yang digunakan : tidak ada
Kebiasaan
saat hamil : banyak makan saat hamil
Kenaikan
berat badan selama hamil : 6-7 kg
Imunisasi
TT : 2 kali
Golongan
darah Ayah/Ibu : A / O
b. Riwayat
Persalinan (Intra natal)
Jenis
Persalinan : Normal
Lama
persalinan : 2 jam
Tempat
Persalinan : Bidan
Penyulit
persalinan : Tidak ada
c. Riwayat
Pasca Persalinan (Post natal)
Kondisi
Bayi : Baik
BB
lahir dan PB : 2800 gram/46 cm
LK
dan LD : 10 cm/30 cm
APGAR
Score : 9 (
menit 1), 8 (menit 5)
Pengeluaran
meconium dalam24jam : Ya
Urinasi
dalam 24 jam : Ya
Lama
pemberian ASI Eklusif : 6 bulan, pasien masih minum ASI
Cara
pemberian ASI : setiap kali nangis
Pemberian
susu formula : tidak, karena pasien tidak mau.
Usia
diberikan makanan tambahan(PMT) : 6 bulan
Jenis
PMT : Serelac
C.
Riwayat
kesehatan Keluarga
Apakah
keluarga memiliki penyakit yang sama : Tidak ada
Penyakit
yang diturunkan : Tidak ada
Genogram
Keterangan :
: laki-laki
: perempuan
: pasien
: cerai
: meninggal laki-laki
: meninggal perempuan
: ada
hubungan
IV.
RIWAYAT
IMUNISASI
No
|
Jenis Imunisasi
|
Waktu Pemberian
|
Reaksi
setelah Pemberian
|
1.
|
BCG
|
1 Bulan
|
|
2.
|
Hepatitis
|
I : 0 hari
II : 1 Bulan
III : 3 Bulan
|
|
3.
|
DPT
|
I : 3 bulan
II : 4 Bulan
III : 5 Bulan
|
Demam
|
4.
|
Polio
|
I : 1 Bulan
II : 3 Bulan
III : 4 Bulan
IV : 5 Bulan
|
|
5.
|
Campak
|
9 Bulan
|
Belum
disuntik
|
V.
AKTIVITAS
SEHARI-HARI(ACTIVITY DAILY LIVING)
A.
Nutrisi
1. Makan
Kondisi
|
Sebelum Sakit
|
Saat Sakit
|
Selera makan
Jenis makanan
Frekuensi
makan
Porsi makan
Pantangan
makanan
Pembatasan
makanan
Cara makan
Ritual saat
makan
Makanan yg
disukai
|
Baik
serelac
2 kali/hari
1 mangkok kecil
Tidak ada
Tidak ada
Di suapin
Tidak ada
Kalau makan serelac pasien lahap makannya.
|
Kurang
serelac
2 kali /hari
3 suap
Tidak ada
Tidak ada
Disuapin
Tidak ada
Mau makan tapi sedikit.
|
2. Minum
Kondisi
|
Sebelum Sakit
|
Saat sakit
|
Jenis minuman
Frekuensi
minum
Jml asupan
minum
Kebutuhan
cairan
Cara
pemenuhan cairan
|
ASI, air putih
Asi sering, air putih jika makan
250 cc/hari
cukup
minum
|
Asi, air putih. Infus
ASI sering, air putih jika makan
200 cc/hari
Cukup + Infus
Minum + Infus
|
Balance cairan / 24 jam : input – output
Input :
makan / minum : 200 cc
Cairan infus : 1050 cc
Obat injeksi : 12 cc
Output :
Urin : 800
cc
BAB : 100
IWL saat panas 38,8 :
688 cc
Balance cairan An.R : INPUT – OUTPUT
: 1262 – 1588 = (-) 326 cc
B.
Eliminasi
(BAK/BAB)
Kondisi
|
Sebelum Sakit
|
Saat Sakit
|
BAB :
·
Tempat pembuangan
·
Frekuensi (waktu)
·
Jumlah
·
Konsistensi dan warna
·
Keluhan saat BAB
·
Penggunaan obat-obatan
|
Pemper
1 kali per hari
cukup
Lunak, warna kekuningan
Tidak ada
Tidak ada
|
Pemper
1 kali per hari
cukup
Lunak, kekuningan
Tidak ada
Tidak ada
|
BAK :
·
Tempat pembuangan
·
Frekuensi (waktu)
·
Jumlah
·
Konsistensi dan warna
·
Keluhan saat BAK
·
Penggunaan alat bantu
|
Pemper
4-5 kali ganti pemper
4-5 kali ganti pemper
Kuning
Tidak ada
Tidak ada
|
Pemper
3-4 kali ganti pemper
3-4 kali ganti pemper
Kuning
Tidak ada
Tidak ada
|
C.
Istirahat
dan Tidur
Kondisi
|
Sebelum Sakit
|
Saat Sakit
|
Frekuensi
tidur siang
Frekuensi
tidur malam
Kualitas
tidur
Kebiasaan
sebelum tidur
Pola Tidur
|
2Jam
6-8 Jam
Nyenyak
Minum
ASI sambil gendong
Teratur
|
1
Jam
8
Jam (kadang-kadang terbangun)
sering terbangun
minum
ASI sambil di gendong
Tdk teratur
|
D.
Aktivitas
Bermain, Olahraga dan Rekresi
Kondisi
|
Sebelum Sakit
|
Saat sakit
|
Frekuensi bermain, olahraga dan rekreasi
|
Kadang-kadang
|
Tidak main
|
Jenis bermain, olahraga dan rekreasi
|
cilukba
|
Tidak main
|
Keluhan saat aktivitas
|
Tidak ada
|
Tidak ada
|
Penggunaan alat bantu
|
Tidak ada
|
Tidak ada
|
E.
Kebersihan
Diri
Kondisi
|
Sebelum Sakit
|
Saat Sakit
|
Frekuensi mandi
Dibantu/mandiri
Frekuensi gosok gigi
Dibantu/mandiri
Frekuensi keramas
Dibantu/mandiri
Memilih pakaian
Dibantu/mandiri
Kebersihan kuku
Kebersihan pakaian
|
2 kali / hari
Dibantu ibu
-
Dibantu ibu
2 kali / hari
Dibantu ibu
Tidak
Dibantu ibu
Bersih
Bersih
|
2 kali / hari dilap
Dibantu ibu
-
Di bantu ibu
-
-
Tidak
Dibantu ibu
Bersih
Bersih
|
VI.
RIWAYAT
PERTUMBUHAN DAN PERKEMBANGAN
A.
Riwayat
Pertumbuhan
BB : Sebelum sakit : 6,5 kg
Saat sakit/saat dikaji : 6,3 kg
PB/TB : Sebelum sakit : 60 cm
Saat sakit/saat dikaji : 60 cm
Status
Gizi : di KMS anak pada jalur hijau yaitu pertumbuhan
normal
Postur
tubuh : sedang
B.
Riwayat
Perkembangan
1.
Kemandirian dan bergaul
(personal social)
·
anak dapat mulai
tersenyum mulai umur 2 bulan
·
anak dapat mengenal
orangtua mulai usia 3 bulan
2. Motorik
Halus :
·
Anak dapat menggenggam
mulai usia 2 bulan
·
Anak dapat memindahkan
benda mulai usia 5 bulan
3. Motorik
Kasar
·
Anak dapat miring usia
3 bulan,
·
anak dapat tengkurap
mulai usia 4 bulan,
·
anak dapat merangkak
mulai usia 6-7 bulan,
4. Bahasa
Anak
dapat mengoceh muulai usia 2 bulan
VII.
INTEGRITAS
PERSONAL
Temperamen
: murung
Menanyakan
keinginan : belum mampu
Mengatasi
masalah : belum mampu
Keyakinan
untuk sembuh : Tidak yakin
VIII.
INTEGRITAS
SOSIAL
Anak
tinggal di : Rumah sendiri
Kondisi
lingkungan tempat tinggal : Lingkungan sekitar rumah orang tua An.I pada lingkungan yang
padat dan baik terhadap para tetangga.
Kondisi
rumah : Baik, ventilasi cukup, lantai sudah memakai
kramik, atap memakai genteng, dan pencahayaan baik.
Hubungan
antar anggota keluarga : Baik
Hubungan
dengan saudara kandung : Baik
Dukungan
keluarga : ada
Dukungan
teman : ada
Pengasuh
anak : orang tua
IX.
RIWAYAT
SPIRITUAL
Support
system dalam keluarga : baik
Kegiatan
keagamaan : anak sudah mulai didengarkan lantunan ayat
suci Al-Quran.Jika ibu mau sholat An.I
selalu diberitahu bahwa ibu mau shalat.
X.
REAKSI
HOSPITALISASI
A.
Pengalaman
Keluarga tentang sakit dan rawat inap
Alasan
ibu membawa anak ke RS : panas, batuk, pilek, sesek
Dokter
menceritakan tentang kondisi anak :
Ya
Perasaan
orang tua saat ini : cemas dengan keadaan keadaan anaknya yang yang
sedang sakit.
Apakah
orang tua akan selalu berkunjung :
ya
Yang
akan menemani anak di RS : Ayah dan Ibu
XI.
PEMERIKSAAN
FISIK
A.
Keadaan
umum : cukup
B.
Tingkat
Kesadaran : Composmentis
C.
Pengkajian
Tanda Vital
Tekanan
Darah : -
Suhu : 38,80C
Nadi : 128 x/menit
Respirasi : 32 x/menit
D.
Struktur
Fisik
1. Kepala
Bentuk : normal
Frontal
anterior/posterior : menutup
Warna
rambut : hitam
Distribusi
rambut : merata
Tekstur
rambut : halus
Kebersihan
kulit kepala : bersih
2. Mata
Kesimetrian : simetris
Ketajaman
penglihatan : normal
Pergerakan
bola mata : normal
Reflek
kornea : +
Reflek
pupil : +
Bentuk
pupil : isokor
Sclera :
tidak ikterik
Konjungtiva :
tidak anemis
3. Hidung
Bentuk : simetris
Patensi
nasal : kanan + , kiri +
Rabas/secret
nasal : ada
Cuping
hidung : ada Nafas
cuping hidung : +
Reflek
bersin : ada
4. Mulut
Mukosa : kering
Warna
bibir : merah
Bentuk
bibir : normal
Karies
gigi : tidak ada
Pergerakan
lidah : normal
Kebersihan
lidah : normal
Tes
pengecap : normal
Kondisi
gisi : merah
Reflek
menelan/menghisap : kuat
Mulut
berbau : tidak
5. Telinga
Posisi
telinga : simetris
Kebersihan
lubang telinga : bersih
Rabas/secret
telinga : tidak ada
Fungsi
pendengaran : normal
6. Leher
Pembesaran
kelenjar tiroid : tidak ada
Pembesaran
kelenjar limfe : tidak ada
Peningkatan
tekanan vena jugularis : tidak ada
Pergerakan
leher : normal
Massa/lesi : tidak ada
Letak
trachea : ditengah
Kaku
kuduk : tidak ada
7. Torak,
jantung, dan paru
a. Inspeksi
1) Paru
Bentuk
dada : normal
Pengembangan
dada : simetris
Retraksi
intercostal : tidak ada
Pola
nafas : iregular
Massa/lesi : tidak ada
2) Jantung
Pembesaran
jantung : ada
Sianosis : tidak ada
Ictus
cordis : tidak
terlihat
b. Perkusi
Perkusi
paru : terdengar bunyi sonor
Perkusi
jantung :
redup
c. Palpasi
Palpasi
paru : tidak teraba
Palpasi
jantung : tidak teraba
d. Auskultasi
1. Paru
Suara
nafas : bronchovesikuler
Suara
nafas tambahan : ronkhi halus
2. Jantung
Bunyi
jantung : tidak ada suara bising dan gallop
Irama
jantung : regular
8. Payudara
dan axila
Posisi
payudara : simetris
Pembesaran
payudara : tidak ada
Pembesaran
kelenjar limfe diaxila : tidak ada
9. Abdomen
a. Inspeksi
Bentuk : datar, tidak ada distensi
Massa/lesi :
tidak ada
b. Bising usus :
normal
20 .kali/mnt,
c. Perkusi abdomen :
bunyi timpani
d. Palpasi abdomen :
Pembesaran hepar :
tidak ada
Pembesaran limfe/lien :
tidak ada
Ginjal :
tidak teraba
Nyeri tekan :
tidak ada
10. Genitelia
dan anus
a. Genetalia wanita
Kebersihan :
bersih
Edema :
tidak ada
Rabas/sekret : tidak ada
Labia mayora & minora : bersih,tidak ada massa
Lubang anus :
tidak ada kelainan
11. Ekstremitas
a. Ekstremitas atas
Pergerakan tangan kanan/kiri : normal
Kekuatan otot tangan kanan/kiri : kekuatan
otot baik
Kondisi gerak : pergerakan tidak terbatas
Reflek bisep tangan kanan/kiri : normal
Reflek trisep tangan kanan/kiri : normal
Capilarry refill time :< 2
detik,akral dingin : -
b. Ekstremitas bawah
Gaya berjalan :
-
Kekuatan otot kaki kanan/kiri : kekuatan otot baik
Reflek babinsky kaki kanan/kiri : normal
Edema :
tidak
Capilary refill time :< 2 detik, Akral dingin : -
Reflek Lasegue : Positif
12. Kulit
Warna :
tidak ada hiperpigmentasi
Tekstur :
halus
Turgor :
kurang dari 2 detik
XII.
PENGKAJIAN
SARAF KRANIAL I-XII
(khusus
untuk pasien system persarafan)
XIII.
TEST
DIAGNOSTIK
A.
Hasil
Laboratorium
Tanggal
|
Pemeriksaaan
|
Hasil
|
Nilai
Rujukan
|
|
30-6-
2016
|
Hemoglobin
|
10,7 g/dl
|
10,7-13,1
|
|
Leukosit
|
26.7010ˆ3/uL
|
6,0-17,5
|
||
Hematokrit
|
32.4
|
31-41
|
||
Trombosit
|
452 10ˆ3/uL
|
229-553
|
||
Eritrosit
|
4.32 10ˆ6/uL
|
3,6-5,2
|
||
RDW
|
17,0
|
11,5-14,5
|
||
MCV
|
75,2
|
74-106
|
||
MCH
|
25,2
|
23-31
|
||
MCHC
|
33,5
|
28-32
|
||
Netrofil
|
53,3
|
25-60
|
||
Limfosit
|
36,9
|
25-50
|
||
Monosit
|
8,7
|
1-6
|
||
Eosinofil
|
1
|
1-5
|
||
Basofil
|
0,2
|
0-1
|
||
XIV.
TERAPI
SAAT INI
·
IVFD D5% 20 tetes/menit
mikro
·
cefotaksim 3x200 mg IV
·
dexametason 3x2.5mg IV
·
Inhalasi combiven 3x1/2 ampul diencerkan
NACL 0,9 % 2cc
Obat oral :
·
Parasetamol drop 4x0,6ml
·
Mucos drop 3x3 tts
XV.
ANALISA
DATA
Data Yang diperoleh
|
Problem
|
Etiologi
|
Ds
:
Orang
tua pasien mengatakan anaknya sesak nafas.
Do
:
·
Ronchi halus
·
Cuping hidung ada
·
Batuk tidak efektif
·
pilek
·
Irama ireguler
·
Respirasi 32 x/menit
|
Ketidakefektifan
bersihan jalan nafas
|
Mukus
berlebihan
|
Ds
: Orang tua pasien mengatakan anaknya panas
Do
:
·
Suhu : 38,8 0C
·
Nadi : 128 x/menit
·
Respirasi : 32 x/menit
·
Mukosa kering
·
Tugor kurang dari 2 detik
|
Hipertermi
|
Proses
infeksi
|
Ds
: Orang tua pasien mengatakan anaknya makannya berkurang.
Do
:
·
Selera makan :kurang
·
Jenis makanan : serelac
·
Frekuensi makan : 2x/hari makan sedikit
·
Porsi : 3 suapan
·
BB : 6,3 kg
|
ketidakseimbangan
nutrisikurang dari kebutuhan tubuh
|
Kurang
asupan makanan
|
XVI.
DIAGNOSA
KEPERAWATAN
1. Ketidakefektifan
bersihan jalan nafas berhubungan dengan Mukus berlebihan.
2. Hipertermi
berhubungan dengan proses infeksi
3. Ketidakseimbangan
nutrisi kurang dari kebutuhan tubuh berhubungan dengan Kurang asupan makanan
XVII.
INTERVENSI
No
|
Diagnosa
Keperawatan
|
Tujuan
dan Kriteria Hasil
|
Intervensi
|
1.
|
Ketidakefektifan bersihan jalan nafas
berhubungan dengan Mukus berlebihan.
|
NOC :
Respiratory status : airway
patency
Respiratory status :
ventilation
Setelah dilakukan tindakan
keperawatan selama 3x24 jam diharapkan pola nafa menjadi efektif, dengan
kriteria hasil :
·
Pasien menunjukan pola nafas yang
efektif
·
RR dalam batas normal
·
Cuping hidung negative
·
Dahak (-)
·
Ekspensi dada normal
·
Tidak ada bunyi nafas tambahan
·
Irama respirasi dalam batas normal.
|
NIC :
Airway management
1. Kaji
frekwensi, kedalaman pernafasan dan ekspansi dada
2. Auskultasi
bunyi nafas tambahan
3. Beri
posisi nyaman, tinggikan kepala dan bantu mengubah posisi.
4. Ajarkan
keluarga untuk fisioterapi dada.
5. Kolaborasi
dengan tim medis pemberian inhalasi
6. Kolaborasi
pemberian antibiotik
|
2.
|
Hipertermi berhubungan dengan proses
infeksi
|
NOC ; thermoregulation
Setelah dilakukan tindakan
keperawatan selama 3x24 jam diharapkan peningkatan suhu tubuh dapat teratasi,
dengan kriteria hasil :
·
Suhu tubuh dalam rentang normal
·
Nadi dan RR dalam rentang normal
|
NIC : fever treatment
1. Monitor
vital sign
2. Monitor
warna dan suhu kulit
3. Anjurkan
kepada orang tua pasien untuk
memakaikan pakaian tipis yang menyerap keringat kepada anaknya.
4. Anjurkan
kepada orang tua pasien Berikan kompres hangat
5. Kolaborasi
dengan tim medis pemberian antipiretik
|
3.
|
Ketidakseimbangan nutrisi kurang dari
kebutuhan tubuh berhubungan dengan Kurang asupan makanan
|
NOC :
Nutritional status : food and
fluid intake
Nutritional status : nutrient
intake
Setelah dilakukan tindakan
keperawatan selama 3x24 jam diharapkan nafsu makan meningkat dengan kriteria
hasil :
·
Peningkatan nafsu makan
·
BB menjadi naik
|
NIC :
Nutrition management
1. Kaji
adanya alergi makanan
2. Kaji
kemampuan pasien untuk mendapatkan nutrisi yang dibutuhkan
3. Anjurkan
kepada keluarga untuk makan sedikit tapi sering
4. Ajarkan
keluarga bagaimana membuat catatan makanan harian.
5. Kolaborasi
dengan ahli gizi
|
XVIII.
IMPLEMENTASI
NO
DX
|
Hari/Tgl/Jam
|
Implementasi
|
Respon
|
Paraf
|
1.
|
Jum’at
1/7/2016
14.10
WIB
14.15
WIB
14.30
WIB
15.15
WIB
15.40
WIB
16.00
WIB
|
1. Mengkaji
frekwensi, kedalaman pernafasan dan ekspansi dada
2. Auskultasi
bunyi nafas tambahan
3. Memberi
posisi nyaman, tinggikan kepala dan bantu mengubah posisi.
4. Mengajarkan
keluarga untuk fisioterapi dada.
5. Memberian
inhalasi
6. Membemberian
antibiotik
|
Ds
:
Orang
tua pasien mengatakan anaknya sesak nafas.
Do
: Cuping
hidung ada,Batuk , pilek
Irama ireguler,Respirasi
32 x/menit
Ds
:-
Do
: ronchi halus
Ds
:
orang
tua mengatakan mengerti posisi kepala lebih tinggi.
Do
:
Pasien
terlihat digendong ibunya dengan posisi kepala lebih tinggi
Ds
:
orang
tua mengatakan mengerti yang dijelaskan perawat
Do
:
Orang
tua terlihat mendengarkan yang dijelaskan perawat
Ds
: -
Do :
pasien di
nebulizer dengan ventolin ½ ampul+
NACL 0,9 % 2cc
mucos 3 tts
Ds
: -
Do
:
·
disuntik Injeksi Amoxilin 200 gram
·
di suntik Injeksi dexa ½ ampl
|
|
2.
|
16.05
WIB
16.10
WIB
16.30
WIB
17.10
WIB
17.30
WIB
|
1. memonitor
vital sign
2. memonitor
warna dan suhu kulit
3. menganjurkan
kepada orang tua pasien untuk
memakaikan pakaian tipis yang menyerap keringat kepada anaknya.
4. menganjurkan
kepada orang tua pasien Berikan kompres hangat
5. memberikan
antipiretik
|
Ds
:
Orang
tua pasien mengatakan anaknya panas
Do
:
·
Suhu : 38,8 0C
·
Nadi : 128 x/menit
·
Respirasi : 32 x/menit
Ds
: -
Do
:
·
Suhu : 38,8 0C
·
Mukosa kering
·
Tugor normal
S:
Orang
tuanya mengatakan paham apa yang disampaikan perawat
Do
:
Orangtua
terlihat mengganti baju anaknya.
Ds
:
Orang
tua mengatakan mengerti apa yang di jelaskan perawat.
Do
:
Orang
tuanya terlihat sedang mengompres anaknya.
Ds
: -
Do
:
Pasien diberi
Parasetamol drop 0,6 ml
|
|
3.
|
14.40
WIB
15.00
WIB
16.10
WIB
|
1. Mengkaji
adanya alergi makanan
2. Mengkaji
kemampuan pasien untuk mendapatkan nutrisi yang dibutuhkan
3. Menganjurkan
kepada keluarga untuk makan sedikit tapi sering
|
Ds
: orang tua mengatakan pasien tidak ada alergi
makanan
Do
: makanan hanya serelac
Ds
: orang tua mengatakan pasien mau makan tapi sedikit
Do
:
·
Selera makan :kurang
·
Jenis makanan : serelac
·
Frekuensi makan : 2x/hari makan sedikit
·
Porsi : 3 suapan
·
BB : 6,3 kg
Ds
:
Orang
tua mengatakan paham yang dijelaskan perawat.
Do
:
Terlihat
orang tua memberi makanan pada anaknya.
|
NO
DX
|
Hari/Tgl/Jam
|
Implementasi
|
Respon
|
Paraf
|
1.
|
sabtu
2/7/2016
08.00
WIB
08.05
WIB
08.10
WIB
09.15
WIB
09.40
WIB
10.00
WIB
|
1) Mengkaji
frekwensi, kedalaman pernafasan dan ekspansi dada
2) Auskultasi
bunyi nafas tambahan
3) Memberi
posisi nyaman, tinggikan kepala dan bantu mengubah posisi.
4) Mengajarkan
keluarga untuk fisioterapi dada.
5) Memberian
inhalasi
6) Membemberian
antibiotik
|
Ds
:
Orang
tua pasien mengatakan berkurang sesak nafasnya.
Do
: Cuping
hidung tidak ada,Batuk
, pilek
Irama ireguler,Respirasi
32 x/menit
Ds
:-
Do
: ronchi halus
Ds
:
orang
tua mengatakan mengerti posisi kepala lebih tinggi.
Do
:
Pasien
terlihat digendong ibunya dengan posisi kepala lebih tinggi
Ds
:
orang
tua mengatakan mengerti yang dijelaskan perawat
Do
:
Orang
tua terlihat mendengarkan yang dijelaskan perawat
Ds
: -
Do :
pasien di
nebulizer dengan ventolin ½ ampul+
NACL 0,9 % 2cc
per oral
Rhinos neo 0,4 ml
Ds
: -
Do
:
·
disuntik Injeksi Amoxilin 200 gram
·
di suntik Injeksi Gentamisin 16 gram
|
|
2.
|
08.05
WIB
08.10
WIB
08.30
WIB
09.10
WIB
09.30
WIB
|
1) memonitor
vital sign
2) memonitor
warna dan suhu kulit
3) menganjurkan
kepada orang tua pasien untuk
memakaikan pakaian tipis yang menyerap keringat kepada anaknya.
4) menganjurkan
kepada orang tua pasien Berikan kompres hangat
5) memberian
antipiretik
|
Ds
:
Orang
tua pasien mengatakan anaknya panas
Do
:
·
Suhu : 38 0C
·
Nadi : 124 x/menit
·
Respirasi : 30 x/menit
Ds
: -
Do
:
·
Suhu : 38 0C
·
Mukosa kering
·
Tugor normal
·
Lekosit 31,9 10ˆ3/uL
Ds
:
Orang
tuanya mengatakan paham apa yang disampaikan perawat
Do
:
Orangtua
terlihat mengganti baju anaknya.
Ds
:Orang tua mengatakan mengerti apa yang di jelaskan perawat.
Do
: Orang tua anak sudah bisa mengompres anaknya.
Ds
: -
Do
:
Pasien diberi
Parasetamol drop 0,6 ml
|
|
3.
|
08.40
WIB
09.00
WIB
09.10WIB
|
1) Mengkaji
adanya alergi makanan
2) Mengkaji
kemampuan pasien untuk mendapatkan nutrisi yang dibutuhkan
3) Menganjurkan
kepada keluarga untuk makan sedikit tapi sering
|
Ds
: orang tua mengatakan pasien tidak ada alergi
makanan
Do
: makanan hanya serelac
Ds
: orang tua mengatakan pasien mau makan tapi sedikit
Do
:
·
Selera makan :kurang
·
Jenis makanan : serelac
·
Frekuensi makan : 2x/hari makan sedikit
·
Porsi : 6 suapan
·
BB : 6,3 kg
Ds
:Orang tua mengatakan sudah memberi makan sedikit tapi sering
Do
:
Terlihat
orang tua memberi makanan pada anaknya.
|
XIX.
EVALUASI
Hari/tgl/jam
|
Diagnosa Keperawatan
|
Evaluasi
|
Paraf
|
Jum’at
1/7/2016
21.00
WIB
|
Ketidakefektifan
bersihan jalan nafas berhubungan dengan Mukus berlebihan.
|
S :
Orang tua pasien mengatakan anaknya sesak nafas.
O :
·
Cuping hidung +
·
Batuk tidak efektif
·
pilek
·
Irama ireguler
·
Respirasi 32 x/menit
A : Masalah teratasi sebagian
P : pertahankan intervensi
1. Kaji
frekwensi, kedalaman pernafasan dan ekspansi dada
2. Auskultasi
bunyi nafas tambahan
4. Ajarkan
keluarga untuk fisioterapi dada.
5. Kolaborasi
dengan tim medis pemberian inhalasi
6. Kolaborasi
pemberian antibiotic
|
|
21.00 WIB
|
Hipertermi berhubungan dengan proses
infeksi
|
S :
Orang tua pasien mengatakan anaknya panas
O :
·
Suhu : 38,8 0C
·
Nadi : 128 x/menit
·
Respirasi : 32 x/menit
·
Mukosa kering
·
Tugor normal
A : masalah teratasi sebagaian
P : Pertahankan intervensi
1. Monitor
vital sign
2. Monitor
warna dan suhu kulit
4. Anjurkan
kepada orang tua pasien Berikan kompres hangat
5. Kolaborasi
dengan tim medis pemberian antipiretik
|
|
21.00 WIB
|
Ketidakseimbangan nutrisi kurang dari
kebutuhan tubuh berhubungan dengan Kurang asupan makanan
|
S :
·
orang tua mengatakan pasien tidak ada
alergi makanan
·
orang tua mengatakan pasien mau makan
tapi sedikit
O :
·
makanan hanya serelac
·
Selera makan :kurang
·
Jenis makanan : serelac
·
Frekuensi makan : 2x/hari makan sedikit
·
Porsi : 3 suapan
·
BB : 6,3 kg
A :
Masalah belum teratasi
P :
pertahankan intervensi
1. Kaji
kemampuan pasien untuk mendapatkan nutrisi yang dibutuhkan
2. Anjurkan
kepada keluarga untuk makan sedikit tapi sering
.
|
Hari/tgl/jam
|
Diagnosa Keperawatan
|
Evaluasi
|
Paraf
|
sabtu
2/7/2016
13.00
WIB
|
Ketidakefektifan
bersihan jalan nafas berhubungan dengan Mukus berlebihan.
|
S :
·
Orang tua pasien mengatakan anaknya
sesak nafas.
O :
·
Cuping hidung -
·
Batuk tidak efektif
·
pilek
·
Irama ireguler
·
Respirasi 30 x/menit
A : Masalah teratasi sebagian
P : pertahankan intervensi
1)
Kaji frekwensi, kedalaman pernafasan
dan ekspansi dada
2)
Auskultasi bunyi nafas tambahan
3)
Ajarkan keluarga untuk fisioterapi
dada.
4)
Kolaborasi dengan tim medis pemberian
inhalasi
5)
Kolaborasi pemberian antibiotic
|
|
13.00 WIB
|
Hipertermi berhubungan dengan proses
infeksi
|
S :
Orang tua pasien mengatakan anaknya panas
O :
·
Suhu : 38 0C
·
Nadi : 120 x/menit
·
Respirasi : 30 x/menit
·
Mukosa kering
·
Tugor normal
A : masalah teratasi sebagaian
P : Pertahankan intervensi
1)
Monitor vital sign
2)
Monitor warna dan suhu kulit
3)
Anjurkan kepada orang tua pasien
Berikan kompres hangat
4)
Kolaborasi dengan tim medis pemberian
antipiretik
|
|
13.00 WIB
|
Ketidakseimbangan nutrisikurang dari
kebutuhan tubuh berhubungan dengan Kurang asupan makanan
|
S :
·
orang tua mengatakan pasien tidak ada
alergi makanan
·
orang tua mengatakan pasien mau makan
tapi sedikit
O :
·
makanan hanya serelac
·
Selera makan :kurang
·
Jenis makanan : serelac
·
Frekuensi makan : 2x/hari makan sedikit
·
Porsi : 6 suapan
·
BB : 6,3 kg
A :
Masalah belum teratasi
P :
pertahankan intervensi
1) Kaji
kemampuan pasien untuk mendapatkan nutrisi yang dibutuhkan
2) Anjurkan
kepada keluarga untuk makan sedikit tapi sering
.
|
Tidak ada komentar:
Posting Komentar