Sabtu, 10 Desember 2016

SATUAN ACARA PENYULUHAN ASMA


SATUAN ACARA PENYULUHAN

Judul               : Satuanacarapenyuluhanasmadancarapencegahankekambuhan
Sasaran            : Pasiendankeluargapasien di ruangPalem II + RPI
Hari/tgl            :
Tempat            :
Pelaksana       
Waktu             : Pukul 09.00 WIB

TUJUAN
1.      TujuanUmum
      Setelahmengikutipenyuluhankesehatan, pasien dan keluarga pasien di ruang Palem II + RPImampumemahamitentangpenyakitasma.
2.      TujuanKhusus
Setelahmengikutipenyuluhankesehatanselama 1 x 60 menitdiharapkanpasien dan keluarga pasien di ruang Palem II + RPIdapat :
a.       Memahamipengertian, tandadangejaladanpenyebab   penyakit  asma
b.      Memahamipertolonganpertamabagipenderitaasma
c.       Memahamicarapencegahankekambuhanpenyakitasma

METODE
Ceramahdan Tanya jawab

MEDIA
Flipchart danLeaflet

ISI MATERI
1.      Pengertian, tandadangejalaasma
2.      Cara pencegahankekambuhanasma





EVALUASI
1.      Kegiatan : jadwal, tempat, alat Bantu / media, pengorganisasian, proses penyuluhan
2.      Hasilpenyuluhan, memberipertanyaanpadawargatentang :
a.       Pengertian, tandadangejala, danpenyebabasma
b.      Pencegahankekambuhanasma

PENGORGANISASIAN
Penyaji                                                : SiskaDwi
Moderator                               : NenyDwiPebriasanty
Observer danNotulen              : Ade SugihHerlambang

PELAKSANAAN
No.
Tahap dan Waktu
Kegiatan Pendidikan
Kegiatan Peserta
1.       
10 menitsebelumacaradimulai
1.   Petugasmenyiapkandaftarhadiruntukpesertapenyuluhan
2.    Petugas membagikan leaflet kepada peserta penyuluhan

1.     Pesertapenyuluhanmengisidaftarhadir
2.   Pesertapenyuluhanmenerima leaflet
2.
  Pendahuluan 5 menit
 Pembukaan:
1.   Mengucapkan salam dan memperkenalkan diri
2.   Menjelaskan kontrak waktu dan mekanisme kegiatan
3.    Menyampaikan tujuan dan maksud dari penyuluhan
4.    Menyebutkan materi penyuluhan yang akan diberikan
1.    Menjawab salam dan memfokuskan perhatian pada pembawa acara
2.    Mendengarkan kontrak pembelajaran
3.    Mendengarkan tujuan dari penyuluhan
4.    Mendengarkan materi yang penyuluhan diberikan
2.
  Kegiatan inti 20 menit
Pelaksanaan:
1.      Menggali pengetahuan dan pengalaman sasaran penyuluhan mengenai asma dan cara pencegahan kekambuhan.
2.      Menjelaskan materi:
a.       Menjelaskan pengertian, tandadangejala, danpenyebabasma
b.      Cara pencegahankekambuhanasma.
3.      Memberikan kesempatan untuk peserta mengajukan pertanyaan untuk materi yang belum dipahami
4.      Menjawab pertanyaan yang diajukan oleh sasaran penyuluhan
1.    Memberikan pendapat
2.    Mendengarkan dan memperhatikan
3.    Peserta mengajukan pertanyaan tentang materi yang kurang dipahami
4.    Mendengarkan, memperhatikan, dan dapat memahami penjelasan

3.
Penutup
5 menit
Evaluasi:
1.    Menanyakan kembali materi yang telah disampaikan
2.    Penyuluh menyimpulkan materi yang sudah disampaikan

1.    Para peserta menjawab pertanyan yang diberikan penyuluh
2.    Para peserta mendengarkan kesimpulan materi yang disampaikan
MATERI PENYULUHAN ASMA DAN CARA PENCEGAHAN KEKAMBUHAN

A.    Pengertian Asma
Asma adalahpenyakitsukarbernapas yang ditandaiadanyapenyempitansalurannapas, napasmencuit-cuitataubengek..Asmabersifatrefersibel.Asmaterjadiketika bronchi mengalamiinflamasidanhiperresponsif.Penyakitinimenyebabkanpenyempitanpadasalurannafassehihnggamenimbulkankesulitanbernafas.Asmaadalahpenyakitobstruksisaluranperanfasana yang bersifatrefersibeldanberbedadariobstruksisaluranperanafasanlainsepertipadapenyakitempisemamaupunbromnkitiskronis yang bersifatireversibeldankontinyu.

B.     Etiologi
Etiologiasmamungkinmerupakanreaksialergi yang seringterjadipadapasiendenganumurkurangdari 30 tahun.Namun, munculnyaasmapadapasiendenganmenyebabkanasmaantara lain yaitubeberapabahaniritansepertidebu-debu yang beterbangan, asap, produkpembersihataubau. Pemicutambahanlainnyaadalahudaradingin, infeksisaluranperanfasanatasataubawahdanstres.

C.    Paofisiologi
Patofiiologiasmadiawalidenganreaksiinflamasipadaslauranperanfasan yang memicuterjadinyaperubahanpatofisiologi yang berupabronkimenjadihiperresponsifdnaterjadibronkospasme. Sehinggamengganggu proses pertukaranudaradanventilasi. Kebanyakanpasienberupaymengatasipenyakitasmadenganbaik.Namunbegitu, pasien yang mengidappenyakitasmaperludianganisecaraseriuskarenareaksiasmabisamengarahpadagagalnafasdanakhirnyamenyebabkankematian.

D.    Tandadan   Gejala
Tandadangejalaasmameliputibatuk (krok-krok, krek-krek), dispnea, wheezing, hiperventilasi (salahsatugejalaawal), pusing-pusing, kebiruan di mulutdansekitarnya, perasaan yang merangsang, skaitkepala, nausea, penigkatannafaspendek, kecemasan, diaporesis, dankelelahan, dangejalameningkatpadamalamdandinihari. Tingkat keparahandariseranganasmatergantungpadatingkatobstruksipadasaluranperanfasan, kadarsaturasioksigen, pembawaanpolapernafasan, perubahan status mental, dnabagaimanatanggapanpenderitaterhadappernafasannya. Tanda-tandaburukdariperubahan status mental biasanyameliputihal-halberikut :kurangistirahat yang makinmeningkatkemudiandiikutidenganataugampangmengantuk.Ketika orang tersebutjatuhakibatkelelahan yang amatsangat, makakondisikritisiniseirngmengarahpadaaggalnafasakut. Bebrapapenderitamemlikipenurunanreaksiasma yang lambat.Tetapiadabeberapa yang cepat, misalnyadalamhitunganmenit.Olehkarenaitu, waktubukanlah parameter yang etrbaikutnukmennetukanapakahperlumemamnggildokterduluataumencaripertolongandaruratsecepatmungkin.Sehinggasemuaindikator yang disebutkandiatasperlumendapatkanperhatian yang semestinya.

Kekambuhanasmaterjadikarena  terpapar faktor pencetus, yaitu :
a.       Emosi ( keadaansedih, banyakpikiran, kaget)
b.      Cuaca ( hujan, udaradingin, udaraterlalupanas)
c.       Infeksi ( flu, nyeritenggorokan)
d.      Udarakotor ( asap dapur, asap rokok, asap obatnyamuk ,deburumah, kapuk, bulukucing, kecoa, dll)
e.       Makanan (coklat, kacangtanah, es, bumbumasak, tomat, minyakgoreng, dll).

Yang terjadipadapenderitaAsma :
Ada 3 hal yang terjadipadasalurannapas:
a.      Otot dinding saluran napas mengerut
b.      Dinding saluran napas membengkak
c.       Saluran napas terisi banyak lendir

Cara pencegahankekambuhan :
a.       Hindarifaktorpencetus
b.      Binasuasanahormonisdalamkeluarga
c.       MengenalgejalaawalseranganAsmadanselalutersediaobat.
d.      Tingkatkankesehatan optimal ( makanan yang baik, istirahatcukup, olahragateratur, minumcukup).
e.       Latihannafas

Manajementerapeutikdifokuskanpadaaturanpengobatan, penyuluhanekstensifbagipasiendankeluarganyamengenaipenangananpenyakitasma, perubahangayahidupdanterapipernafasan. Sedangkanterapiobat yang terusdijalanimeliputi bronchodilator, b-adrenergic, pereda  sakit, methylxanthines, dankortikosteroid.


REFERENSI
Dainur, 1992, Materi-materiPokokIlmuKesehatanMasyarakat, WidyaMedika,
Jakarta
Notoatmojoyo, S, 2003, IlmuKesehatanMasyarakat, RinekaCipta, Jakarta
Setyono, Joko; 2001, KeperawatanMedikalMedah, SalembaMedika, Jakarta

Tidak ada komentar:

Posting Komentar