Sabtu, 10 Desember 2016

RESUME KEPERAWATAN HIPERTENSI



RESUME  KEPERAWATAN

Nama mahasiswa                    :

Tanggal                                   :
Tempat                                    :
Nama pasien                            : Ny. W
Diagnosa medis                       : Hipertensi

DIAGNOSA KEPERAWATAN ( Yang diatasi):
DATA
MASALAH
ETILOGI
DS : pasien mengatakan pusing
DO : T 160/90 mmhg, nadi 91 x/menit
Resiko tinggi terhadap penurunan curah jantung
peningkatan afterload, vasokonstriksi, hipertrofi/rigiditas ventrikuler, iskemia miokard

RENCANA TINDAKAN KEPERAWATAN
NO
DIAGNOSA
KEPERAWATAN
PERENCANAAN


TUJUAN
INTERVENSI
NOC
NIC

Resiko tinggi terhadap penurunan curah jantung berhubungan dengan peningkatan afterload, vasokonstriksi, hipertrofi/rigiditas ventrikuler, iskemia miokard
Setelah dilakukan tindakan keperawatan selama 1x24 jamtidak terjadi penurunan curah jantung dengan criteria :
§  Tanda Vital dalam rentang normal (Tekanan darah, Nadi, respirasi)
§  mm  Dapat mentoleransi aktivitas, tidak ada kelelahan
§  mm  Tidak ada edema paru, perifer, dan tidak ada asites
§  mm Tidak ada penurunan kesadaran
·   Cardiac Pump effectiveness.
·    Circulati
    on Status
·     Vital Sign Status
Cardiac Care
§  Evaluasi adanya nyeri dada
   ( intensitas,lokasi, durasi)
§  Catat adanya disritmia jantung
§  Monitor status pernafasan yang menandakan gagal jantung
§ Monitor adanya perubahan       tekanan darah
§  Monitor respon pasien terhadap efek pengobatan antiaritmia
§  Atur periode latihan dan istirahat untuk menghindari kelelahan
§  Monitor toleransi aktivitas pasien
§  Monitor adanya dyspneu, fatigue, tekipneu dan ortopneu
§  Anjurkan untuk menurunkan   stress

Vital Sign Monitoring
§  Monitor TD, nadi, suhu, dan RR
§  Catat adanya fluktuasi tekanan darah
§  Monitor VS saat pasien berbaring, duduk, atau berdiri
§  Auskultasi TD pada kedua lengan dan bandingkan
§  Monitor TD, nadi, RR, sebelum, selama, dan setelah aktivitas
§  Monitor kualitas dari nadi
§  Monitor adanya pulsus alterans
§  Monitor jumlah dan irama jantung


TINDAKAN YANG DILAKUKAN
Ø  Mengevaluasi adanya nyeri dada.
Ø  Mencatat adanya disritmia jantung.
Ø  Menganjurkan teknik relaksasi, panduan imajinasi dan distraksi.
Ø  Memonitor TD

1.      Tujuan tindakan yang dilakukan:
Setelah dilakukan tindakan keperawatan selama 1x24 jamtidak terjadi penurunan curah jantung

2.      Pathways antara masalah yang muncul dengan tindakan yang dilakukan(kemampuan menganalisa)
Ø  Menganjurkan teknik relaksasi, panduan imajinasi dan distraksi. (dapat menurunkan rangsangan yang menimbulkan stress, membuat efek tenang, sehingga akan menurunkan tekanan darah).
Ø  Observasi tekanan darah (perbandingan dari tekanan memberikan gambaran yang lebih lengkap tentang keterlibatan / bidang masalah vaskuler).
Ø  Catat keberadaan, kualitas denyutan sentral dan perifer (Denyutan karotis,jugularis, radialis dan femoralis mungkin teramati / palpasi.
Ø  Dunyut pada tungkai mungkin menurun, mencerminkan efek dari vasokontriksi (peningkatan SVR) dan kongesti vena).
Ø  Auskultasi tonus jantung dan bunyi napas. (S4 umum terdengar pada pasien hipertensi berat karena adanya hipertropi atrium, perkembangan S3 menunjukan hipertropi ventrikel dan kerusakan fungsi, adanya krakels, mengi dapat mengindikasikan kongesti paru sekunder terhadap terjadinya atau gagal jantung kronik).
Ø  Amati warna kulit, kelembaban, suhu, dan masa pengisian kapiler. (adanya pucat, dingin, kulit lembab dan masa pengisian kapiler lambat mencerminkan dekompensasi / penurunan curah jantung).
Ø  Catat adanya demam umum / tertentu. (dapat mengindikasikan gagal jantung, kerusakan ginjal atau vaskuler).
Ø  Berikan lingkungan yang nyaman, tenang, kurangi aktivitas / keributan lingkungan, batasi jumlah pengunjung dan lamanya tinggal. (membantu untuk menurunkan rangsangan simpatis, meningkatkan relaksasi).
Ø  Anjurkan teknik relaksasi, panduan imajinasi dan distraksi. (dapat menurunkan rangsangan yang menimbulkan stress, membuat efek tenang, sehingga akan menurunkan tekanan darah).
Ø  Kolaborasi dengan dokter dlam pembrian therafi anti hipertensi,deuritik. (menurunkan tekanan darah).


3.      Evaluasi hasil :
S : Pasien mengatakan pusing berkurang.
O : T  140/80 mmhg, N 88 x/mnt irama teratur,nadi kuat
A : masalah teratasi sebagian.
P : lanjutkan intervensi


Tidak ada komentar:

Posting Komentar