Sabtu, 10 Desember 2016

RESUME KEPERAWATAN (CRF)


RESUME  KEPERAWATAN

Nama mahasiswa                    :
Tanggal                                   :19-4-2016
Tempat                                    : RSUD
Nama pasien                            : NY. K
Diagnosa medis                       : CRF

DIAGNOSA KEPERAWATAN ( Yang diatasi):
DATA
MASALAH
ETILOGI
Data Subyektif:
 -       Klien mengatakan nafas terasa sesak.
-        klien mengatakan sesak nafas jika O2 dilepas.
-    klien mengatakan batuk tetapi tidak ada dahak

Data Obyektif:
-            klien tampak bernafas mengunakan
-        Terpasang nasal kanul 3L/mnt
-        Kesadarannya compos mentis, GCS 14.
Klien merasakan  badannya lemes
TD pre HD :  159/ 83mmHg 
TD post HD: 150/79mmHg
RR: 26x/menit     
HR: 78x/menit      
S:36°C
Pola nafas tidak efektif
Depresi pusat pernafasan

RENCANA TINDAKAN KEPERAWATAN
NO
DIAGNOSA
KEPERAWATAN
PERENCANAAN


TUJUAN
INTERVENSI
NOC
NIC

Pola Nafas tidak efektif berhubungan dengan depresi pusat pernafasan

Setelah dilakukan tindakan keperawatan selama 1x24 jam pasien menunjukkan keefektifan pola nafas, dibuktikan dengan kriteria hasil:
vMendemonstrasikan batuk efektif dan suara nafas yang bersih, tidak ada sianosis dan dyspneu (mampu mengeluarkan sputum, mampu bernafas dg mudah, tidakada pursed lips)
vMenunjukkan jalan nafas yang paten (klien tidak merasa tercekik, irama nafas, frekuensi pernafasan dalam rentang normal, tidak ada suara nafas abnormal)
vTanda Tanda vital dalam rentang normal (tekanan darah, nadi, pernafasan)
Respiratory Status : Gas exchange

v   Respiratory Status : ventilation
v   Vital Sign Status

Posisikan pasien untuk memaksimalkan ventilasi
·    Pasang mayo bila perlu
·    Lakukan fisioterapi dada jika perlu
·    Keluarkan sekret dengan batuk atau suction
·    Auskultasi suara nafas, catat adanya suara tambahan
·    Berikan bronkodilator 
·    Berikan pelembab udara Kassa basah NaCl Lembab
·    Atur intake untuk cairan mengoptimalkan keseimbangan.
·    Monitor respirasi dan status O2
v  Bersihkan mulut, hidung dan secret trakea
v  Pertahankan jalan nafas yang paten
v  Observasi adanya tanda tanda hipoventilasi
v  Monitor adanya kecemasan pasien terhadap oksigenasi
v  Monitor  vital sign
v  Informasikan pada pasien dan keluarga tentang tehnik relaksasi untuk memperbaiki pola nafas.
v  Ajarkan bagaimana batuk efektif
v  Monitor pola nafas    



TINDAKAN YANG DILAKUKAN
a.       Memposisikan pasien untuk memaksimalkan ventilasi yaitu posisi semifowler dan memberikan O² 3 lpm
b.     Auskultasi suara nafas, catat adanya suara tambahan
c.         Mengajarkan pasien batuk efektif dan nafas dalam.
d.      Membatasi pasien untuk beraktivitas

1.      Tujuan tindakan yang dilakukan:
Setelah dilakukan tindakan keperawatan selama 1x24 jam pasien menunjukkan keefektifan pola nafas

2.      Pathways antara masalah yang muncul dengan tindakan yang dilakukan(kemampuan menganalisa)
3.      posisi semifowler dan memberikan O² 3 lpm
Ø  mengatur posisipasien semifowler dan memberikan O² 3 lpm : Mencegah terjadinya sesak nafas
Ø  Melakukan auskultasi bunyi nafas, catat adanya crakles : Menyatakan adanya pengumpulan sekret
Ø  Mengajarkan pasien batuk efektif dan nafas dalam :  Membersihkan jalan nafas dan memudahkan aliran O2
Ø  Membatasi pasien untuk beraktivitas : Mengurangi beban kerja dan mencegah terjadinya sesak atau hipoksia

4.      Evaluasi hasil
S :              Klien mengatakan lemes
O :       Kesadarannya compos mentis, GCS 14.
Klien merasakan  badannya lemes
TD pre HD :  159/ 83mmHg 
TD post HD: 150/79mmHg
RR: 26x/menit     
HR: 78x/menit      
S:36°C
    Urea  197 mg/dl
                        Creatinin 8,46 mg/dl
                        Kedua kaki edema
A:        Pola Nafas tidak efektif berhubungan dengan depresi pusat pernafasan teratasi sebagian
P :               Lanjutkan intervensi

Tidak ada komentar:

Posting Komentar