Sabtu, 10 Desember 2016

DIAGNOSA BERSIHAN JALAN NAFAS HIPERTERMI DAN NUTRISI



Ketidakefektifan bersihan jalan nafas berhubungan dengan Mukus berlebihan.

Hipertermi berhubungan dengan proses infeksi
Ketidakseimbangan nutrisi kurang dari kebutuhan tubuh berhubungan dengan Kurang asupan makanan


noc
nic
Respiratory status : airway patency
Respiratory status : ventilation
Setelah dilakukan tindakan keperawatan selama 3x24 jam diharapkan pola nafa menjadi efektif, dengan kriteria hasil :
·         Pasien menunjukan pola nafas yang efektif
·         RR dalam batas normal
·         Cuping hidung negative
·         Dahak (-)
·         Ekspensi dada normal
·         Tidak ada bunyi nafas tambahan
·         Irama respirasi dalam batas normal.

Airway management
1.      Kaji frekwensi, kedalaman pernafasan dan ekspansi dada
2.      Auskultasi bunyi nafas tambahan
3.      Beri posisi nyaman, tinggikan kepala dan bantu mengubah posisi.
4.      Ajarkan keluarga untuk fisioterapi dada.
5.      Kolaborasi dengan tim medis pemberian inhalasi
6.      Kolaborasi pemberian antibiotik

noc
nic
thermoregulation
Setelah dilakukan tindakan keperawatan selama 3x24 jam diharapkan peningkatan suhu tubuh dapat teratasi, dengan kriteria hasil :
·         Suhu tubuh dalam rentang normal
·         Nadi dan RR dalam rentang normal

fever treatment
1.       Monitor vital sign
2.       Monitor warna dan suhu kulit
3.       Anjurkan kepada orang tua pasien untuk  memakaikan pakaian tipis yang menyerap keringat kepada anaknya.
4.       Anjurkan kepada orang tua pasien Berikan kompres hangat
5.       Kolaborasi dengan tim medis pemberian antipiretik


noc
nic
Nutritional status : food and fluid intake
Nutritional status : nutrient intake
Setelah dilakukan tindakan keperawatan selama 3x24 jam diharapkan nafsu makan meningkat dengan kriteria hasil :
·         Peningkatan nafsu makan
·         BB menjadi naik

Nutrition management
1.      Kaji adanya alergi makanan
2.      Kaji kemampuan pasien untuk mendapatkan nutrisi yang dibutuhkan
3.      Anjurkan kepada keluarga untuk makan sedikit tapi sering
4.      Ajarkan keluarga bagaimana membuat catatan makanan harian.
5.      Kolaborasi dengan ahli gizi

Tidak ada komentar:

Posting Komentar