Sabtu, 10 Desember 2016

SAP IMUNISASI DASAR



FORMAT

SATUAN ACARA PENYULUHAN




Masalah                                    : Banyaknya ibu yang belum sadar akan pentingnya immunisasi
Pokok Bahasan                       : Kesehatan  Masyarakat
Sub Pokok Bahasan                : Immunisasi Dasar
Sasaran                                    : Pengunjung posyandu
Waktu                                                 : 15 Menit
Pertemuan ke-                         : 1 (satu)
Tanggal                                   : september
Tempat                                    : Posyandu

I.       Tujuan Instruksional Umum

Setelah diberi penyuluhan, sasaran mampu memahami  tentang immunisasi dasar.

II.    Tujuan Instruksional Khusus

Setelah diberi penyuluhan selama 15 menit, sasaran dapat :
1.     Menjelaskan pengertian immunisasi dasar dengan benar.
2.     Memaparkan tujuan immunisasi dasar dengan benar .
3.     Memaparkan manfaat immunisasi dasar dengan tepat
4.     Menyebutkan  macam – macam immunisasi dasar dengan lengkap.
5.     Menyebutkan  jadwal pemberian immunisasi dasar dengan benar.
6.     Menyebutkan efek samping immunisasi dengan benar
7.     Menyebutkan dampak tidak diimunisasi dasar dengan benar.

III.  Pokok Materi

1.     Pengertian immunisasi dasar
2.     Tujuan immunisasi dasar
3.      Manfaat immunisasi
4.     Macam – macam immunisasi dasar
5.     Jadwal pemberian immunisasi dasar
6.     Efek samping immunisasi dasar
7.     Dampak tidak diimunisasi dasar

IV.  Kegiatan Belajar Mengajar

·        Metoda            : Ceramah dan Tanya Jawab
·        Langkah – Langkah  Kegiatan
A.    Kegiatan Pra Pembelajaran
1)      Mempersiapkan materi, media dan tempat
2)      Memberi salam
3)      Perkenalan
4)      Kontrak waktu
B.     Membuka Pelajaran
1)      Menjelaskan  tujuan
2)      Menjelaskan pokok bahasan
3)      Apersepsi
C.     Kegiatan Inti
1)      Sasaran menyimak materi
2)      Sasaran mengajukan pertanyaan
3)      Sasaran menyimpulkan
D.    Penutup
1)      Melakukan post test
2)      Menyimpulkan materi
3)      Memberi salam

V.    Media dan Sumber

·        Media              : Leaf Let dan Flip Chart
·        Sumber
Departemen Kesehatan Republik Indonesia.1990.Modul Latihan Petugas        Immunisasi. Jakarta : Departemen kesehatan RI.
Brunner & Suddarth.2002.Buku Ajar KMB Vol. 3 Edisi 8 . Jakarta : EGC.

VI. Evaluasi

1)      Prosedur                : Post test
2)      Jenis test                : Pertanyaan secara lisan
3)      Butir soal               :  7 soal

1.            Sebutkan pengertian immunisasi dasar !
2.            Sebutkan manfaat immunisasi dasar !
3.            Sebutkan tujuan immuniasasi dasar !
4.            Sebutkan macam – macam immunisasi dasar !
5.            Sebutkan jadwal pemberian immunisasi !
6.            Sebutkan efek samping immunisasi  dasar !
7.            Sebutkan dampak tidak diimunisasi dasar  !

 

 

VII.Lampiran Materi dan Media








                                                                                               









VII.    Lampiran Materi

IMMUNISASI DASAR

1.      Pengertian Immunisasi Dasar
Immunisasi  adalah membuat tubuh kebal terhadap penyakit tertentu. Immunisasi dasar adalah immunisaasi yang diberikan < 6 bulan atau < 12 bulan.
2.      Tujuan Immunisasi Dasar
  1. Menurunkan angka kesakitan dan kematian yang disebabkan oleh penyakit – penyakit  yang dapat dicegah immunisasi.
  2. Meningkatkan angka pencegahan penyakit khusus
3.      Manfaat Immunisasi Dasar
Þ          Menghindari terjadinya penyakit TBC
Þ          Mencegah terjadinya penyakit difteri , pertusis ( batuk rejan ) , tetanus , campak dan poliomyelitis.
4.   Macam – macam Immunisasi Dasar
Þ       Immunisasi polio
Bibit penyakit yang menyebabkan polio adalah virus.Pemberian immunisasi polio melalui mulut sebanyak 2 tetes langsung dari botol ke mulut bayi tanpa menyentuh mulut bayi. Immunisasi polio diberikan 4 kali.
Þ       Immunisasi  Campak
Bibit penyakit yang menyebabkan penyakit campak adalah virus. Pemberian immunisasi campak melalui suntikan.
Þ       Immunisasi BCG
BCG melindungi anak terhadap penyakit tuberculosis.Diberikan secara suntikan.
Þ       Immunisasi DPT
DPT terdiri dari Difteri , Pertusis (Batuk rejan ), dan tetanus.DPT diberikan 3 kali yaitu DPT I, DPT 2 , DPT 3 . Diberikan secara suntikan.
Þ       Immunisasi hepatitis B
Hepatitis B1, Hepatitis B2, Hepatitis B3. diberikan secara suntikan



5.Jadwal Pemberian Immunisasi

Immunisasi
Pemberian Immunisasi
Selang waktu pemberian
Umur
BCG
1 x
-
0 – 2 bulan
DPT
3 x
(DPT 1,2,3)
4 minggu
2 bulan
POLIO
4 x
( Polio 1,2,3,4 )
4 minggu
2 bulan
CAMPAK
1 x
-
9 bulan
HEPATITIS B
3 x ( HB1, HB2, HB3)
4 MINGGU
3 bulan

6. Efek Samping Immunisasi
a)      Efek samping immunisasi BCG
o   Reaksi normal
Ø  Bakteri BCG didalam tubuh bekerja sangat lambat. Setelah 2 minggu akan terjadi pembengkakan kecil merah di tempat penyuntikan dengan garis tengah 1 cm.Setelah 2 – 3 minggu kemudian pembengkakan menjadi bisul kecil yang kemudian menjadi luka dengan garis tengah 1 cm. Jangan memberikan obat apapun pada luka dan membiarkan terbuka atau bila akan ditutup dengan mempergunakan kain kasa kering.Luka tersebut akan sembuh sendiri dan  menimbulkan jaringan parut bergaris tengah 3 -3 mm .Tanda ini berguna karena dapat menunjukan bahwa anak telah diimunisasi BCG.
o   Reaksi berat
Ø  Bila luka sangat berat dan terjadi pembengkakan di kelenjar sekitar leher maka sebaiknya di bawa ke PUSKESMAS.
o   Reaksi yang lebih cepat
Ø  Jika pembengkakan lebih cepat dari 2 minggu,kemungkinan anak sudah mendapat kekebalan terhadap TBC atau sedang menderita TBC.Maka segera konsultasikan ke PUSKESMAS

b)      Efek Samping immunisasi DPT
Ø  Panas
Kebanyakan anak menderita panas pada sore hari setelah mendapat immunisasi DPT , tetapi panas ini akan sembuh dalam 1 – 2 hari’ Jika panas timbul setelah lebih dari 1 hari sesudah pemberian DPT, mungkin ada infeksi lain yang perlu diteliti. Anak jangan dibungkus baju tebal dan dimandikan dengan cara dilap saja pakai air hangat.
Ø  Rasa sakit di daerah suntikan
Ø  Peradangan : jika terjadi peradangan bawa segera ke PUSKESMAS untuk pengobatan lebih lanjut.
c)      Efek samping polio : umumnya tidak ada
d)     Efek samping campak  : panas dan kemerahan
Anak – anak mungkin panas selama 1 -3 hari setelah 1 minggu penyuntikan kadang – kadang disertai kemerahan.
e)      Efek samping HB : umumnya tidak ada

7.Dampak Tidak diimunisasi
v  Tuberculosis ( TBC )
Penyakit ini dapat menyerang paru – paru , tulang belakang , atau otak.TBC sering menimbulkan kematian.Walaupun sembuh dapat menimbulkan kecacatan.TBC dapat dicegah dengan immunisasi BCG.
v  Difteri
Gejala : Leher bengkak , terbentuk warna putih keabuan di tenggorokan dan hidung , mudah berdarah dan menghalangi nafas.Difteri dapat dicegah dengan immunisasi DPT.


v  Pertusis / Batuk Rejan / Batuk 100 hari
Gejala : demam dan batuk selama 1 minggu , kemudian batuknya makin sering ,batuk panjang diikuti dengan tarikan nafas yang panjang sehingga menimbulkan bunyi  “huup” kemudian muntah.Difteri dapat dicegah dengan immunisaasi DPT.
v  Tetanus
Penyakit tetanus pada anak timbul melalui luka kecil dan dalam ( tertusuk paku, radang telinga ).
Gejala – gejala :
a.       Mulut anak kaku dan sukar dibuka
b.      Punggung kaku dan melengkung mulai dari bahu sampai pinggul.
c.       Kejang – kejang seluruh badan jika terangsang suara dan cahaya.
v  Poliomyelitis
      Gejala : anak rewel , batuk – batuk dan demam seperti flue, kemudian klien kaku ,
Sakit kepala , otot badan  dan kaki sakit setelah 2 hari , akhirnya lumpuh.Dapat dicegah dengan immunisasi polio.
v  Campak
Gejala : panas , pilek, batuk , mata belekan dan bercak – bercak merah di kulit.Penyakit ini sering menyerang anak yang kurang gizi .Dapat dicegah dengan immunisasi  campak.
v  Hepatitis B

Tidak ada komentar:

Posting Komentar