SATUAN ACARA PENYULUHAN
|
Masalah
|
:
|
Ketidaktahuan keluarga tentang halusinasi
|
|
Pokok Bahasan
|
:
|
Gangguan Persepsi
|
|
Sub pokok bahasan
|
:
|
Halusinasi
|
|
Sasaran
|
:
|
Keluarga Tn. N
|
|
Waktu
|
:
|
30 Menit
|
|
Tanggal
|
:
|
4 juni 2005
|
|
Tempat
|
:
|
Rumah Sakit Jiwa Bandung
|
I.
Tujuan Instruksional Umum
Setelah dilakukan penyuluhan sasaran
mampu memahami tentang halusinasi
II.
Tujuan Instruksional Khusus
Setelah dilakukan penyuluhan selama 15
menit, sasaran dapat :
A.
Menjelaskan pengertian
halusinasi
B.
Menyebutkan jenis-jenis
halusinasi
C.
Menjelaskan tanda dan gejala
halusinasi
D.
Menjelaskan cara mengontrol
halusinasi
E.
Menjelaskan hal-hal yang harus
diperhatikan keluarga untukmencegah klien kambuh ulang
III.
Materi Penyuluhan
A.
Pengertian halusinasi
B.
Jenis-jenis halusinasi
C.
Tanda dan gejala halusinasi
D.
Cara mengontrol halusinasi
E.
Hal-hal yang harus diperhatikan
keluarga untuk mencegah klien kambuh ulang
IV.
Kegiatan Belajar Mengajar
A.
Metode : diskusi dan bermain peran
B.
Langkah-langkah kegiatan :
1.
Pra pembelajaran
a.
Mempersiapkan materi, media dan
tempat
b.
Memberi salam
c.
Perkenalan
d.
Melakukan kontrak waktu
2.
Membuka pembelajaran
a.
Menggali kemampuan keluarga
mengenai halusinasi
b.
Menjelaskan tujuan pembelajaran
c.
Menjelaskan pokok bahasan
3.
Kegiatan inti
a.
Penyuluh menjelaskan pengertian
halusinasidan sasaran mendengarkan
b.
Penyluh memberikan pertanyaan
halusinasi dan sasaran menjawab
c.
Penyuluh menjelaskan jenis
halusinasi dan sasaran mendengarkan
d.
Penyuluh memberikan pertanyaan
jenis halusinasi dan sasaran menjawab
e.
Penyuluh menjelaskan tanda dan
gejala halusinasi dan sasaran mendengarkan
f.
Penyuluh memberikan pertanyaan
tanda dan gejala halusinasi dan sasaran menjawab
g.
Penyuluh menjelaskan cara
mengontrol halusinasi dan sasaran mendengarkan
h.
Penyuluh memberikan pertanyaan
cara mengontrol halusinasi dan sasaran menjawab
i.
Penyuluh menjelaskan hal-hal
yang harus diperhatikan untuk mencegah klien kambuh ulang dan sasaran mendengarkan
j.
Penyuluh memberikan pertanyaan
hal-hal yang harus diperhatikan untuk mencegah klien kambuh ulang dan sasaran
menjawab
k.
Sasaran mengajukan pertanyaan
selama proses berlangsung
l.
Penyuluh bermain peran mengenai
cara mengontrol klien yang mengalami halusinasi dan sasaran memperhatikan
m.
Sasaran melakukan redemonstrasi
mengenai cara mengontrol klien yang mengalami halusinasi
4.
Kegiatan penutup
a.
Menyimpulkan materi yang
disampaikan
b.
Memberi salam
V.
Media dan Sumber
A.
Media : Leaflet
B.
Sumber :
Stuart & Sundeen.1998.Keparawatan Jiwa .Jakarta:EGC
Tim Direktorat Kesehatan Jiwa.2002.Standar Asuhan Keperawatan Kesehatan Jiwa.Bandung:Rumah sakit Jiwa
Bandung
VI.
Evaluasi
A.
Prosedur : Selama proses
berlangsung
B.
Jenis tes : Lisan
dan tindakan
C.
Bentuk : Tanya jawab
D.
Butir soal :
1).
Jelaskan pengertian halusinasi ?
2).
Sebutkan jenis-jenis halusinasi
?
3).
Jelaskan tanda dan gejala
halusinasi ?
4).
Jelaskan cara mengontrol
halusinasi ?
5).
Jelaskan hal-hal yang harus
diperhatikan keluarga untuk mencegah klien kambuh ulang ?
6).
Demonstrasikan kembali cara
mengontrol klien yang mengalami halusinasi?
VII.
Lampiran materi
1.
Pengertian
Halusinasi adalah tanggapan (persepsi)
panca indera tanpa ada rangsangan dari luar
2.
Jenis halusinasi
Jenis-jenis halusinasi yaitu :
1).
Halusinasi Pendengaran
2).
Halusinasi Penglihatan
3).
Halusinasi Penciuman
4).
Halusinasi Pengecapan
5).
Halusinasi Perabaan
3.
Tanda dan Gejala Halusinasi
1).
Menarik diri, menghindari orang
lain
2).
Mudah tersinggung
3).
Mudah tersinggung
4).
Tersenyum, berbicara sendiri
5).
Gelisah, ketakutan, wajah
tegang
6).
Pembicaraan kacau, kadang tidak
masuk akal
7).
Sikap curiga dan bermusuhan
8).
Menyalahkan diri sendiri/orang
lain
9).
Dapat merusak diri, orang lain
dan lingkungan
10).
Tidak dapat membedakan hal yang
nyata dan tidak nyata
11).
Tidak dapat memusatkan
perhatian/konsentrasi
12).
Tidak mau atau tidak mampu
melaksanakan asuhan mandiri seperti : mandi, gosok gigi, ganti pakaian
13).
Mengatakan mendengar suara,
melihat, mengecap, menghirup (mencium), dan merasa sesuatu yang tidak nyata
14).
Sulit membuat keputusan
15).
Muka merah kadang pucat
16).
Tekanan darah meningkat
17).
Nafas terengah-engah
18).
Nadi cepat
19).
Banyak keringat
4.
Cara mengontrol halusinasi klien bagi keluarga
1). Mengadakan kontak sering dan singkat secara bertahap
2). Mengamati tingkah laku klien yang terkait dengan halusinasinya
seperti berbicara dan tertawa tanpa stimulus,memandang kekiri / kekanan / kedepan
seolah-olah ada teman bicara
3).
Memberikan klien kegiatan yang
bermanfaat yang dapat membuat klien tidak memiliki banyak waktu untuk melamun
4).
Tidak membiarkan klien
sendirian
5).
Membantu klien mengenal
halusinasinya dengan cara :
a)
Jika klien sedang mengalami
halusinasi, tanyakan apakah ada suara yang didengar dan apa yang dilihat
b)
Katakana bahwa keluarga
mempercayai klien mendengar suara itu ataupun melihat sesuatu namun keluarga
sendiri tidak mendengar dan melihatnya (dengan nada bersahabat)
c)
Katakan bahwa keluarga akan
membantu klien
6).
Keluarga berperan aktif dalam
hal pemberian obat bagi klien
5.
hal-hal yang harus diperhatikan untuk mencegah klien kambuh ulang
1).
Jangan sampai klien telat minum
obat seandainya obat sudah habis, segeralah kontrol dan jangan menunggu sampai
obat benar-benar habis
2).
Keluarga diharapkan dapat
berperan aktif dalam pemberian obat bagi
klien, misalnya dengan cara mengawasi klien saat minum obat
3).
Keluarga memperhatikan prinsip
pemberian obat yang benar ( dosis harus tepat tidak boleh dikurangi atau
ditambah dan pemberian obat tidak boleh berhenti sebelum ada instruksi dari dokter,
waktu )
4).
Keluarga sebagai sumber
pendukung harus berperan aktif dalam menepati waktu kontrol bagi klien
5).
Jika ada gejala-gejala yang
tidak biasa, segeralah periksakan klien meskipun belum waktunya control
PENDIDIKAN KESEHATAN PADA KELUARGA Tn. N
Dengan Gangguan Komunikasi Verbal : Inkoheren b.d Halusinasi
dengar dan lihat
Diruang Mawar Rumah Sakit Jiwa Bandung
Disusun Untuk Memenuhi Salah Satu Tugas Mata Kuliah Keperawatan Jiwa
I
semester IV
Disusun Oleh :
Astri Puspitasari
Butet Berlina
M. Nandang H
Nanang Haryadi
Nina
Nur Khomarriyah
Rita Melindawati
TINGKAT 2-B
POLITEKNIK KESEHATAN BANDUNG
JURUSAN KEPERAWATAN
PRODI KEPERAWATAN BANDUNG
Jl. Dr Otten No. 32 Bandung
Jl. Pajajaran No. 56 Bandung
2005
Tidak ada komentar:
Posting Komentar