RESUME KEPERAWATAN
Nama
mahasiswa :
Tanggal :
Tempat :
Nama
pasien :
Diagnosa
medis : D H F
DIAGNOSA KEPERAWATAN (
Yang diatasi):
|
DATA
|
MASALAH
|
ETILOGI
|
|
Data Subyektif:
Klien
mengeluh Panas badan terus menerus,Rasa
pusing, mulut terasa kering
Data Obyektif:
Suhu 38 0
C, Nadi 100 kali /menit, Palpasi kulit panans, Klien berkeringat
|
Reaksi peradangan
|
hipertermi
|
RENCANA TINDAKAN KEPERAWATAN
|
NO
|
DIAGNOSA
KEPERAWATAN
|
PERENCANAAN
|
||
|
|
|
TUJUAN
|
INTERVENSI
|
|
|
NOC
|
NIC
|
|||
|
|
Hipertermi
berhubungan dengan
Reaksi peradangan di tandai dengan:
Data Subyektif:
Klien
mengeluh Panas badan terus menerus,Rasa
pusing, mulut terasa kering
Data Obyektif:
Suhu 38 0
C, Nadi 100 kali /menit, Palpasi kulit panas, Klien berkeringat
|
Setelah dilakukan tindakan keperawatan selama 5 jam pasien menunjukkan
:
Suhu tubuh
dalam batas normal dengan kriteria hasil:
Suhu 36 – 37 0 C
Nadi dan RR
dalam rentang normal
Tidak ada
perubahan warna kulit dan tidak ada pusing, merasa nyaman
|
Thermo
regulasi
|
Monitor
suhu sesering mungkin
Monitor warna dan suhu kulit
Monitor
tekanan darah, nadi dan RR
Monitor penurunan tingkat kesadaran
Monitor WBC, Hb, dan Hct
Monitor intake dan output
Berikan anti piretik:
Berikan cairan intravena
Tingkatkan sirkulasi udara
Monitor
hidrasi seperti turgor kulit, kelem
baban membran mu
kosa)
|
TINDAKAN YANG DILAKUKAN
Ø
Beri penjelasan pada klien penyebab
panas.
Ø
Mengobservasi tanda vital tiap 3
jam sekali
Ø
Melakukan kompres hangat didaerah
permukaan tubuh
Ø
Memberikan minum banyak -+ 2 liter perhari
Ø
Melakukan pemberian terapi infus
rl 20 tetes/menit dan antipiretik 3 x
500 mg
1. Tujuan
tindakan yang dilakukan:
Setelah dilakukan tindakan keperawatan selama Setelah dilakukan tindakan keperawatan selama 5 jam pasien menunjukkan Suhu tubuh
dalam batas normal
2. Pathways
antara masalah yang muncul dengan tindakan yang dilakukan(kemampuan
menganalisa)
Ø
Memberi penjelasan pada klien
penyebab panas : Dengan penjelasan
diharapkan penderita mengerti dan mau berpartisipasi dalam perawatan.
Ø
Mengobservasi tanda vital tiap 3
jam sekali : memantau perkembangan klien
untuk tindakan perawatan selanjutnya.
Ø
Melakukan kompres hangat didaerah
permukaan tubuh : Mempercepat
vasodilatasi sehingga terjadi penguapan , merangsang thermostat.
Ø
Memberikan minum banyak -+ 2 liter perhari : Dapat
mengimbangi akibat pengeluaran cairan lewat penguapan.
Ø
Melakukan pemberian terapi infus rl
20 tetes/menit dan antipiretik 3 x 500
mg : Mempercepat proses penurunan panas
3. Evaluasi
hasil
S : Klien
mengatakan sudah tidak panas lagi
O : suhu
37 o c , nadi 88x/menit.
A: masalah
teratsi sebagian
P :
Lanjutkan intervensi
Tidak ada komentar:
Posting Komentar