Sabtu, 10 Desember 2016

LEAFLET APENDIKTOMI



PERAWATAN LUKA
POST OPERASI APENDIKTOMI


 



OLEH :





DEPARTEMEN KESEHATAN RI
POLITEKNIK KESEHATAN SEMARANG
PRODI KEPERAWATAN PEKALONGAN
200



  1. APAKAH LUKA OPERASI ITU ?
Luka operasi adalah luka yang sengaja dibuat dengan prosedur pembedahan / operatif yang bertujuan untuk megangkat tumor ,kangker.

  1. RESPON TUBUH TERHADAP LUKA :
*             Nyeri
*             Bengkak pada daerah luka
*             Panas
*             Warna kemerahan
*             Penurunan fungsi
  1. PROSES PENYEMBUHAN LUKA :
Fase I : Pembentukan zat pembeku darah
Luka tertutup oleh bekuan darah
Sel darah putih akan memakan kuman dan jaringan yang mati/ rusak
Luka terasa nyeri
Berlangsung hari ke 1-3 post pembedahan
Fase II :  sel – sel baru tumbuh
Pembuluh darah mulai tumbuh
Luka berwarna merah
 dan mudah berdarah bila tergores
berlangsung hari ke 4 - 14
Fase III : Jaringan baru semakin tumbuh
Luka berwarna merah jambu
Pembentukan jaringan baru meningkat
Berlangsung minggu ke 2- minggu ke 6.
Fase IV  : Luka menutup dan menciut
Bila jaringan yang tumbuh ada pembuluh darah luka dapat kembali seperti jaringan semula
Bila tidak tedapat pembuluh darah luka akan timbul jaringan parut
Berlangsung beberapa bulan setelah pembedahan .



  1. FAKTOR YABG MEMEPENGARUHI PENYEMBUHAN LUKA :
§  Nutrisi
§  Perawatan luka
§  Istirahat
  1. PRINSIP –PRINSIP PERAWATAN LUKA :
§  Gunakan teknik aseptic
§  Ganti balutan pagi,sore,sewktu –waktu jika diperlukan
§  Awasi adanya tanda – tan    infeksi ( gatal,panas,bengkak ,kemerahan ,penurunan fungsi )

  1. CARA PERWATAN LUKA DI RUMAH
1.      Cuci t tangan sebelum melakukan perawatn luka.







2.      Buka balutan dengan hati –hati







3.      bersihkan luka dengan menggunakan larutan NaCl,air matang







4.            olesi luka dengan obat anti septic: betadin







5.      Tutup luka dengan kasa seteril






6.      cuci tangan setelah merawat luka .


  1. DIET POST OPERASI
a.      PENGERTIAN
Adalah diet yang bertujuan untuk mempercepat pertumbuhan jaringan yang rusak guna penyembuhan luka
b.      SYARAT DIET POST OPERASI :
§  Tinggi kalori Tinggi Protein
§  Tidak menyebaabkan gatal pada luka
§  Cukup mineral dan vitamin
§  Mudah dicerna
c.       CONTOH MAKANAN TKTP :
§  Sumber energi





Beras         Jagung     Roti        




§    Zat pembangun





Daging    ayam   telur        ikan  







Tempe       tahu        kedele     

§        Vitamin






Buah apel   jeruk       pisang   







Bayam         wortel       terung







§  Susu
§ 


MAKAN AN  YANG HARUS DIHINDARI :

§   Yaitu makanan yang terlalau manis  : Dodol ,cake tart,gula – gula ( mengurangi nafsu makan )
§  Makanan yang menimbulkan gas : Nangka ,durian ,jengkol ,pete (membuat kembung ).

d.            CONTOH MENU  :
§ Pagi : susu & roti
§  Siang: nasi telur dadar ,sayur   sop,ayam,buah apel,pisang,susu
§  Sore : susu  & pisang
§  Malam : nasi ikan laut,sayur lodeh terung ,buah jeruk ,susu.



Hidup sehat dengan makan  makanan yang sehat  & olah raga teratur
Mencegah lebih dari pda mnegobati  sebab harta etrmahal dalah keseehatan
 
 










Sumber : 1Barabara C.long (1996)Perwatan Medikal Bedah
               2.Dr.Cipto Mangun Kusuma (1986) Penuntun Diit





TINDAKAN RANGE OF MUNITON
( ROM )

                                                       

                               


 



                                                                                                                                                            




Di Susun Oleh :

ANISAH
NIM O3. 03840







DEPARTEMEN KESEHATAN RI
POLITEKNIK KESEHATAN SEMARANG
PROGRAM STUDI KEPERAWATAN PEKALONGAN
2007


A . PENGERTIAN
            Range of muniton  ( ROM ) adalah latihan gerak yang terdiri dari :
1)      Latiahan Gerak akitf
Merupakan latihan gerak isotonic  ( terjadi kontraksi  dan pergerakan otot ) di mana klien menggerakan masing – masing persendiannya sesuai dengan rentaang geraknya yang normal 
2)      Latihan gerak pasif
Merupakan latihan pergerakan dimana  perawat atau petugas laian mengerakkan persendian dari klien deanga rentang  pergerakannya

B . TUJUAN ROM
ü  Latiahan ini dapat mempertahankkan atau meningakatkan kekuatan dan kelenturan otot
ü  Mempertahankan fungsi kardiorespirasi
ü  Mencegah kontraktur dan kekakuan pada sendi
ü  Menjaga  fleksibilitas dari masing – masiang persendian

C . PROSEDUR GERAKAN ROM
a.Gerakan Bahu
Ø  Mulai masing gerakan dari lengan disisi klien ,peganglah lengan dibawah siku dengan tangan kiri perawat dan pegang pergelangan tangan klien dengan tangan kanan perawat
Ø  Fleksi dan ekstensi bahu
Gerakan lengan ke atas menuju kepala tempat tidur , kembali ke posisi sebelumnya
Ø  Abduksi bahu
Gerakan lengan menjauh tubuh dan mennuju kepala klien sampai tangan di atas kepala
Ø  Aduksis bahu
Gerakan lengan klien ke atas tubuh sampai tangan yang bersangkutan menyetuh tangan pada posisi disebelah nya
Ø  Rotasi bahu internal dan ekstensi
§  Letakanlah lengan disampaing tubuh klien sejajar dengan bahu
§  Siku membentuk sudut 90 dengan kasur
§  Gerakan lengan kebawah hingga telapak tangan menyentuh kasur ,kemuudian geakan keasta hingga punggu tangan menyentuh
b.      Gerakan siku
Ø  Flexi  dan ekstensi siku
§  Bengkokkan sikku hingga jari tangan menyentuh dagu
§  Kemudian luruskan kembali ketempat semula
Ø  Pronasi dan supinasikan siku
§  Genggam telapak tangan engan satu tangan , tangan yang laian menyangga lengan bawah
§  Kemudin putar telapak tangan klien ke bawah dan ke atas ,pastiakn hanya terjadi pergerakan siku bukan bahu
c. Gerakan pergelangan tangan
Ø  Flexi pergelangan tangan
1.      genggam telapak tangan dengan satu tangan , tangan yang lainnya menyanggalenngan bawah
2.      bengkokkan pergelangan ke depan
§  ekstensiakan pergelangan tangan dari posis flexi ,tegakakn kembali pergelangan tangn ke posisi semula .
§  flexi radial atau radial devition ( abduksi .bengkokkan pergelangan tangan secara lateral mennuju ibu jari .
§  flexi ulna  ( adduksi ) . bengkokkan pergelnngan tangn secara lateral kea rah jari yang kelima 
d.      Gerakan jari – jari tangan
Ø  Flexi
Bengkok jari –jari tangn dan ibu jari ke aqrah telapak tangn ( tangan menggeam )
Ø  Extensi
Dari posisi flexi ,kembali keposisi smula ( bukan genggaman tangan )
Ø  Hiperekstensi
Bengkokkan jari tangan ke belakang sejauh mungkin
Ø  Abduksi
Dari posis abduksi kembali ke posis semula
Ø  Opasisi
Sentuhan masiang jari tangan dengan ibu jari
e.  Gerakan pinggul dan lutut
Untuk melakuakn gerakan ini ,letakakan satu tangan di bawah lutu klien dan tangan yang lain dibawah mataa kaki klien
o Flexi dan extensi lutut dan pinggul
ü  Angkat kaki dan bengkokkan
ü  Gerakkan luutu ke atas menuju dada sejauh mungkin
ü  Kembalikn luutu ke bawah tegakakan lutut,rendahkan kaki sampai pada kasur
o Abduksi dan adduksi kaki
ü  Gerakakn kaki ke samping menjauhi klien
ü  Kembalikan menyerang di atas kaki yang lainnya
o Rotasi pinggul internal dan eksternal
   Putarkan kaki ke dalam kemudian keluar
f. Gerakan telapak kaki dan pergelangan kaki
Ø  Darso flexi telapak kaki
ü  Letakakn satu tangan di bawah tumit
ü  Tekan kaki klien dengan anda untuk mengerakkannya kearah kaki
Ø  Plantar flexi telapak kaki
ü  Letakkan suatu tangan pada punggung dan tangan yang lainnya berada pada tumit
ü  Dorong telapak kaki menjauhi dari kaki
Ø  Flexi dan ekstensi jari kaki
ü  Letakakn satu tangan pada punggung kaki klien , letakkan tangan yang lain pada pergelangan kaki
ü  Bengkokkan jari ke bawah
ü  Kembalikan lagi keposisi semula
Ø  Intervensi dan eversi tangan
ü  Letakakn satu tangan di bawah tuumit dan tangan yang lainnya di atas punggung kaki
ü  Putarkan telpak kaki ke dalam ,kemudian keluar


DAFTAR PUSTAKA
Kozier ,Barbara, 2000, Fundumental Of Nursiing Concepts Process and Practise,Sixth Edition ,Menlo Park California
Priharjo Robert .1996 .Pengkajian Fisik Keperawatan , Penerbit Buku Kedoktern , EGC

Tidak ada komentar:

Posting Komentar