Sabtu, 10 Desember 2016

LAPORAN PENDAHULUAN POST OP LAPARATOMI


Pengertian
Pembedahanperutsampaimembukaselaputperut.
Ada 4 cara, yaitu;
1.      Midline incision
2.      Paramedian, yaitu ;sedikitketepidarigaristengah (± 2,5 cm), panjang (12,5 cm).
3.      Transverse upper abdomen incision, yaitu ;insisi di bagianatas, misalnyapembedahancolesistotomydansplenektomy.
4.      Transverse lower abdomen incision, yaitu; insisimelintang di bagianbawah ± 4 cm di atas anterior spinal iliaka, misalnya; padaoperasiappendictomy.

Indikasi
1.      Trauma abdomen (tumpulatautajam)
2.      Peritonitis
3.      Perdarahansaluranpencernaan.
4.      Sumbatanpadausushalusdanususbesar.
5.      Masa pada abdomen

Komplikasi
1.      Ventilasiparutidakadekuat
2.      Gangguankardiovaskuler :hipertensi, aritmiajantung.
3.      Gangguankeseimbangancairandanelektrolit.
4.      Gangguan rasa nyamandankecelakaan

Latihan-latihanfisik
Latihannapasdalam, latihanbatuk, menggerakanotot-otot kaki, menggerakkanotot-ototbokong, Latihanalih baring danturundaritempattidur. Semuanyadilakukanharike 2 post operasi.

POST LAPARATOMI
Perawatan post laparatomiadalahbentukpelayananperawatan yang diberikankepadapasien-pasien yang telahmenjalanioperasipembedahanperut.

Tujuanperawatan post laparatomi;
1.      Mengurangikomplikasiakibatpembedahan.
2.      Mempercepatpenyembuhan.
3.      Mengembalikanfungsipasiensemaksimalmungkinsepertisebelumoperasi.
4.      Mempertahankankonsepdiripasien.
5.      Mempersiapkanpasienpulang.

Komplikasi post laparatomi;
1.      Gangguanperfusijaringansehubungandengantromboplebitis.
Tromboplebitispostoperasibiasanyatimbul 7 - 14 harisetelahoperasi. Bahayabesartromboplebitistimbulbiladarahtersebutlepasdaridindingpembuluhdarah vena danikutalirandarahsebagai emboli keparu-paru, hati, danotak.
Pencegahantromboplebitisyaitulatihan kaki post operasi, ambulatifdinidankaos kaki TED yang dipakaikliensebelummencobaambulatif.

2.      Buruknyaintergriatskulitsehubungandenganlukainfeksi.
Infeksilukaseringmunculpada 36 - 46 jam setelahoperasi. Organisme yang paling seringmenimbulkaninfeksiadalahstapilokokusaurens, organisme; gram positif. Stapilokokusmengakibatkanpernanahan.
Untukmenghindariinfeksiluka yang paling pentingadalahperawatanlukadenganmemperhatikanaseptikdanantiseptik.

3.      Buruknyaintegritaskulitsehubungandengandehisensilukaataueviserasi.
Dehisensilukamerupakanterbukanyatepi-tepiluka.
Eviserasilukaadalahkeluarnya organ-organ dalammelaluiinsisi.
Faktorpenyebabdehisensiataueviserasiadalahinfeksiluka, kesalahanmenutupwaktupembedahan, ketegangan yang beratpadadinding abdomen sebagaiakibatdaribatukdanmuntah.

Proses penyembuhanluka
·         Fasepertama
Berlangsungsampaiharike 3. Batanglekositbanyak yang rusak / rapuh. Sel-seldarahbaruberkembangmenjadipenyembuhdimanaserabut-serabutbeningdigunakansebagaikerangka.

·         Fasekedua
Dari harike 3 sampaiharike 14. Pengisianolehkolagen, seluruhpinggiranselepiteltimbulsempurnadalam 1 minggu. Jaringanbarutumbuhdengankuatdankemerahan.

·         Faseketiga
Sekitar 2 sampai 10 minggu. Kolagenterus-menerusditimbun, timbuljaringan-jaringanbarudanototdapatdigunakankembali.

·         Fasekeempat
Faseterakhir. Penyembuhanakanmenyusutdanmengkerut.

Intervensiuntukmeningkatkanpenyembuhan
1.      Meningkatkan intake makanantinggi protein dan vitamin c.
2.      Menghindariobat-obat anti radangseperti steroid.
3.      Pencegahaninfeksi.

PengembalianFungsifisik.
Pengembalianfungsifisikdilakukansegerasetelahoperasidenganlatihannapasdanbatukefektf, latihanmobilisasidini.

Mempertahankankonsepdiri.
Gangguankonsepdiri : Body image bisaterjadipadapasien post laparatomykarenaadanyaperubahansehubungandenganpembedahan. Intervensiperawatanterutamaditujukanpadapemberian support psikologis, ajakkliendankerabatdekatnyaberdiskusitentangperubahan-perubahan yang terjadidanbagaimanaperasaanpasiensetelahoperasi.

Pengkajian
Perlengkapan yang dilakukanpadapasien post laparatomy, adalah;
1.      Respiratory
·         Bagaimanasaluranpernapasan, jenispernapasan, bunyipernapasan.
2.      Sirkulasi
·         Tensi, nadi, respirasi, dansuhu, warnakulit, dan refill kapiler.
3.      Persarafan : Tingkat kesadaran.
4.      Balutan
·         Apakahada tube, drainage ?
·         Apakahadatanda-tandainfeksi?
·         Bagaimanapenyembuhanluka ?

5.      Peralatan
·         Monitor yang terpasang.
·         Cairaninfusatautransfusi.
6.      Rasa nyaman
·         Rasa sakit, mual, muntah, posisipasien, danfasilitasventilasi.
7.      Psikologis :Kecemasan, suasanahatisetelahoperasi.

DiagnosaKeperawatan
1.      Gangguan rasa nyaman, abdomen tegangsehubungandenganadanya rasa nyeri di abdomen.
2.      Potensialterjadinyainfeksisehubungandenganadanyasayatan / lukaoperasilaparatomi.
3.      Potensialkekurangancaiaransehubungandenganadanyademam, pemasukkansedikitdanpengeluarancairan yang banyak.

KriteriaEvaluasi
Hasil yang diharapkansetelahperawatanpasien post operasi, meliputi;
1.      Tidaktimbulnyerilukaselamapenyembuhan.
2.      Luka insisi normal tanpainfeksi.
3.      Tidaktimbulkomplikasi.
4.      Polaeliminasilancar.
5.      Pasientetapdalamtingkat optimal tanpacacat.
6.      Kehilanganberatbadan minimal atautetap normal.
7.      Sebelumpulang, pasienmengetahuitentang :
·         Pengobatanlanjutan.
·         Jenisobat yang diberikan.
·         Diet.
·         Batas kegiatandanrencanakegiatan di rumah.

PENATALAKSANAAN PERAWATAN
Assesment
Pengkajianinimeliputiobyektifdansubyektif.
1.      Data subyektifmeliputi;
·         Nyeri yang sangatpadadaerahperut.

2.      Data obyektifmeliputi :
·         Napasdangkal
·         Tensiturun
·         Nadilebihcepat
·         Abdomen tegang
·         Defense muskulerpositif
·         Berkeringat
·         Bunyiusushilang
·         Pekakhatihilang

DiagnosaKeperawatan
1.      Gangguan rasa nyaman, abdomen tegangsehubungandenganadanya rasa nyeri di abdomen.
2.      Potensialterjadinyainfeksisehubungandenganadanyasayatan / lukaoperasilaparatomi.
3.      Potensialkekurangancaiaransehubungandenganadanyademam, pemasukkansedikitdanpengeluarancairan yang banyak.

Hasil yang diharapkan
1.      Pasienakantetapmerasanyaman.
2.      Pasienakantetapmempertahankankesterilanlukaoperasinya.
3.      Pasienakanmempertahankankeseimbangancairandanelektrolit.

Tindakankeperawatan (intevensikeperawatan) pre operatif :
1.      Pertahankanpasienuntukbedrestsampaidiagnosabenar-benarsudahditegakkan.
2.      Tidakmemberikanapapunmelauimulutdanberitahukanpasienuntuktidakmakandanminum.
3.      Monitoring cairan intra vena biladiberikan.
4.      Mencatat intake dan output.
5.      Posisipasienseenakmungkin.
6.      Kolaborasidengandokteruntukpemberianobat-obatan.
7.      Ajarkanpasienhal-hal yang perludilakukansetelahoperasiselesai.
8.      Monitoring tanda-tanda vital.

Tindakankeperawatan post operasi:
1.      Monitor kesadaran, tanda-tanda vital, CVP, intake dan output
2.      Observasidancatatsifatdarai drain (warna, jumlah) drainage.
3.      Dalammengaturdanmenggerakanposisipasienharushati-hati, jangansampai drain tercabut.
4.      Perawatanlukaoperasisecarasteril.

Evaluasi
1.      Tanda-tanda peritonitis menghilang yang meliputi :
·         Suhutubuh normal
·         Nada normal
·         Peruttidakkembung
·         Peristaltikusus normal
·         Flatus positif
·         Bowel movement positif
2.      Pasienterbebasdari rasa sakitdandapatmelakukanaktifitas.
3.      Pasienterbebasdariadanyakomplikasi post operasi.
4.      Pasiendapatmempertahankankeseimbangancairandanelektrolitdanmengembalikanpolamakandanminumsepertibiasa.
5.      Luka operasibaik.



DAFTAR KEPUSTAKAAN

Dr. SutisnaHimawan (editor). Kumpulan KuliahPatologi. FKUI

Brunner / Sudart. Texbook of Medical Surgical Nursing Fifth edition IB. Lippincott Company. Philadelphia. 1984.

Soeparman, dkk. IlmuPenyakitDalam :BalaiPenerbit FKUI, Jak

Tidak ada komentar:

Posting Komentar